Rancangan
Pengembangan Media Model
I.
PENDAHULUAN
Kesuksesan
dalam kegiatan pembelajaran biasanya dapat di lihat dari kemampuan Pendidik mengembangkan
media-media model pembelajaran yang condong atau fokus pada peningkatan
partisipasi keterlibatan siswa yang secara mendasar di dalam kegiatan
pembelajaran. Pengembangan media model pembelajaran yang tepat dan efektif pada
dasarnya bertujuan untuk membuat kondisi proses pembelajaran yang mendorong
siswa dapat belajar dengan aktif, kreatif, dan baik serta menyenangkan,
sehingga dapat meraih hasil belajar dengan efektif dan efisien dan dapat mencapai
tujuan.
Dalam kegiatan proses pembelajaran akan berjalan
dengan baik apabila antara Guru dengan Murit didik adanya hubungan timbal balik
yang baik terkait proses pembelajaran .Maka dari itu pendidik dalam
menyampaikan informasi di tuntut untuk dapat menyampaikan dengan cara-cara yang
baik tidak terkesan monoton dan membosankan bagi peserta didik. Karena dengan
menggunakan model-model yang monoton akan memungkinkan rasa bosan bagi peserta
didik yang membuat proses pembelajaran kurang efektif dan efisien, kemungkinan
besar peserta didik akan merasa jenuh dan bosan. Maka dari itu, diperlukan
metode yang fariatif dalam pembelajaran tersebut. Diantaranya dengan
menggunakan media-media seperti media audio, media visual, media audio-visual,
media model, dan lain-lain. Dalam makalah ini kami akan membahas mengenai
beberapa media pembelajaran dengan menggunakan model yang memungkinkan peserta
didik dapat memahami apa yang di sampaikan oleh pendidik secara baik dan
efisien.
II.
RUMUSAN MASALAH
A.
Apakah Pengertian
rancangan pengembangan media model?
B.
Bagaimanakah
macam - macam media model?
C.
Bagaimanakah pengembangan media
model?
D.
Bagaimanakah Fungsi Media Model?
III.
PEMBAHASAN
A. Pengertian Rancangan Pengembangan Media Model
Kata
media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium
yang secara harfiah dapat di artikan sebagai perantara atau pengantar.[1]
Secara
kaffah model di maknakan sebagai objek atau konsep yang di gunakan untuk
mempresentasikan suatu hal,sesuatu yang nyata dan dikonfensi untuk sebuah
bentuk yang lebih komperehensif(Meyer,W.J.,1985: 2).[2]
Jadi
pengertian dari pada Rancangan
pengembangan media model adalah sesuatu yang di rancang atau sesuatu yang
di susun dengan terencana dan terarah dengan tujua di kembangkan sebagai
perantara atau pengantar dari suatu objek atau konsep yang di gunakan untuk
mempresentasikan suatu hal ,sesuatu yang nyata dan di konfensi untuk sebuah
bentuk yang lebih baik dan sesuai harapan serta mempermudah dalam penyampaian
suatu hal atau pokok permasalahan tertentu.
Maka sepesifik mengenai
pengertian Rancangan pengembangan media model yakkni, rancangan pengembangan
media model adalah sesuatu yang telah dirancang sebagai alat untuk menyampaikan
pesan-pesan atau materi-materi pelajaran dalam bentuk tiruan dari suatu benda
asli sebab tidak dapat ditunjukkan aslinya. Misalnya: karena benda terlalu
besar, terlalu kecil, rumit, tempatnya terlalu jauh, dan sebagainya.[3]
B. Macam-macam media
model
Media tiga dimensi atau media model adalah media yang berupa model, boneka
atau benda sesungguhnya. Model adalah tiruan tiga dimensional dari beberapa
objek nyata yang terlalu besar, terlalu jauh, terlalu kecil, terlalu mahal,
terlalu jarang atau terlalu ruwet untuk dibawa ke dalam kelas dan dipelajari
siswa dalam wujud aslinya. Model padat, model penampang, model susun, model
diorama dan model gambar.
1.
Model Padat (solid model)
Model padat biasanya memperlihatkan bagian permukaan luar dari objek dan
acapkali membuang bagian-bagian yang membingungkan gagasan-gagasan utama dari
bentuk, warna dan susunannya.Kegiatan membuat model oleh para siswa sangat
bermanfaat dalam mengembangkan konsep realistic pada dirinya. Misalnya siswa
diberi tugas membuat peta timbul, gunung api, pegunungan dan sebagainya.
2.
Model penampang,
Model penampang misalnya:
penampang daun, penampang pesawat terbang.
Dan lain-lain, salah satu gambar
dari contoh model penampang: penampang pesawat terbang,penampang rumah,mobil dll
(dalam pembelajaran bukan dibawakan gambarnya namun bentuk tiruan dari
penampang tersebut.
3.
Model susun
Model susun terdiri dari beberapa bagian objek yang lengkap atau
sedikitnya suatu bagian penting dari objek itu.Seorang guru mempersiapkan peta
yang terbuat dari kayu atau benda padat lainnya yang terdiri dari bagian-bagian
tertentu. Selanjutnya siswa disuruh menyusun bagian-bagian itu agar ia
bermakna.
4. Diorama
Diorama adalah
sebuah pemandangan tiga dimensi mini, bertujuan untuk menggambarkan pemandangan
sebenarnya. Dalam mata pelajaran geografi dibuat diorama berupa gua tiruan
dengan bahan dari kertas semen bekas. Disana dapat dilihat stalaktit dan
stalakmit, bisa juga dibuat mengenai lingkungan hidup dan sebagainya.
5.
Model gambar,
misalnya: peta, gambar-gambar
pahlawan, atau gambar-gambar yang lain.Berikut salah satu gambar dari contoh
model gambar: gambar peta (dalam pembelajaran dibawakan gambarnya agar peserta
didik lebih faham akan letak dari suatu daerah tertentu):
6.
Model irisan,
misalnya: irisan kulit bumi, lapisan tanah, lapisan pohon,
dan sebagainya.
Berikut salah satu gambar dari contoh model irisan: irisan
kulit bumi (dalam pembelajaran bukan dibawakan gambarnya namun bentuk tiruan
dari irisan tersebut):
C. Pengembangan Media Model
Konsep model yang ingin disampaikan kepada peserta
didik dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk, seperti miniatur, globe, peta,
dan lain-lain. Miniatur menghasilkan ilustrasi yang hampir sama dengan suatu
objek tertentu. Globe menghasilkan
ilustrasi yang hampir menyamai kernyataan dari bumi.Peta menghasilkan gambaran
dari bumi.
Keberhasilan penggunaan media model ditentukan oleh
kualitas dan efektivitas dari bahan-bahan model yang dibuat. Hal ini dapat
dicapai dengan mengatur dan mengorganisasikan gagasan-gagasan yang timbul,
merencanakannya dengan seksama, dan menggunakan teknik-teknik dasar yang
sesuai.
Tatanan elemen-elemen itu harus dapat menampilkan
model yang dapat dimengerti dan dapat menarik perhatian peserta didik sehingga
model tersebut mampu menyampaikan pesan yang diinginkan oleh pendidik.
Dalam proses penataan itu harus diperhatikan
prinsip-prinsip desain tertentu, antara lain: prinsip kesederhanaan,
keterpaduan, dan penekanan.
Kesederhanaan,
Secara umum, kesederhanaan itu mengacu kepada jumlah
elemen yang terkandung dalam suatu model.Jumlah elemen yang lebih sedikit
memudahkan peserta didik menangkap dan memahami pesan yang disajikan.Pesan atau
informasi yang panjang atau rumit harus dibagi-bagi dalam beberapa bahan model
yang mudah dipahami oleh peserta didik.
Keterpaduan,
Keterpaduan mengacu kepada hubungan yang terdapat di
antara elemen-elemen suatu model yang ketika diamati akan berfungsi secara
bersama-sama. Elemen-elemen itu harus saling terkait dan menyatu sebagai bentuk
menyeluruh yang dapat dikenal dan dapat membantu pemahaman pesan atau informasi
yang dikandungnya.
Penekanan,
Meskipun penyajian suatu model dirancang sesederhana
mungkin, seringkali konsep yang ingin disajikan memerlukan penekanan terhadap
salah satu unsur yang akan menjadi pusat perhatian peserta didik.[4]
D.Fungsi Media Model
a.
Menggantikan objek yang sesungguhnya
b.
Memperjelas objek yang sebenarnyakarena bisa diperbesar dan diperkecil
c.
Memberi pengalaman nyata dalam kehidupan
d.
Menarik minat belajar
IV. KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas dapat di peroleh kesimpulan :
Pengertian dari Rancangan pengembangan media
model yakkni, sesuatu yang telah dirancang sebagai alat untuk menyampaikan
pesan-pesan atau materi-materi pelajaran dalam bentuk tiruan dari suatu benda
asli sebab tidak dapat ditunjukkan aslinya. Misalnya: karena benda terlalu
besar, terlalu kecil, rumit, tempatnya terlalu jauh, dan sebagainya.
Sedangkan mengenai macam-macam kelompok media
sederhana terdiri dari,Gambar atau
fito,sketsa,Diagram,Bagan,Grafik,Peta,Globe,Papan Tulis,Diorama dan Herbarium
Selanjutnya mengenai pengelompokan media pembelajaran
terbagi menjadi empat yakni sebagai berikut :
1) Media adalah suatu hasil dai pada kecnggihan teknologi cetak
1) Media adalah suatu hasil dai pada kecnggihan teknologi cetak
2) Media
adalah beberapa hasil perpaduan yang terarah , dari Hasil Teknologi Audio-Visual.
3) Media adalah hasil dari berbagai macam rangkaiann Hasil Teknologi Berbasis Komputer
4) Media adalah Hasil dari atau Gabungan - Gabungan Teknologi Cetak dan Komputer
selanjutnya mengenai macam-macam media model:
Media tiga dimensi atau media model adalah media yang berupa model, boneka atau benda sesungguhnya. Model adalah tiruan tiga dimensional dari beberapa objek nyata yang terlalu besar, terlalu jauh, terlalu kecil, terlalu mahal, terlalu jarang atau terlalu ruwet untuk dibawa ke dalam kelas dan dipelajari siswa dalam wujud aslinya. Model padat, model penampang, model susun, model diorama dan model gambar.
3) Media adalah hasil dari berbagai macam rangkaiann Hasil Teknologi Berbasis Komputer
4) Media adalah Hasil dari atau Gabungan - Gabungan Teknologi Cetak dan Komputer
selanjutnya mengenai macam-macam media model:
Media tiga dimensi atau media model adalah media yang berupa model, boneka atau benda sesungguhnya. Model adalah tiruan tiga dimensional dari beberapa objek nyata yang terlalu besar, terlalu jauh, terlalu kecil, terlalu mahal, terlalu jarang atau terlalu ruwet untuk dibawa ke dalam kelas dan dipelajari siswa dalam wujud aslinya. Model padat, model penampang, model susun, model diorama dan model gambar.
Mengenai pengembangan media model konsep model yang
ingin disampaikan kepada peserta didik dapat dikembangkan dalam berbagai
bentuk, seperti miniatur, globe, peta, dan lain-lain. Miniatur menghasilkan
ilustrasi yang hampir sama dengan suatu objek tertentu. Globe menghasilkan ilustrasi yang hampir
menyamai kernyataan dari bumi.Peta menghasilkan gambaran dari bumi.
Yang terakhir adalah mengenai
Fungsi media model :
a.
Menggantikan objek yang sesungguhnya
b.
Memperjelas objek yang sebenarnyakarena bisa diperbesar dan diperkecil
c.
Memberi pengalaman nyata dalam kehidupan
d.
Menarik minat belajar
V.
PENUTUP
Demikianlah
makalah yang kami buat mengenai rancangan pengembangan media model.Semoga dapat
bermanfaat dan menambah pengetahuan kita tentang Media Pembelajaran.dan kami
menyadari bahwa makalah yang kami buat jauh dari kesempurnaan maka dari itu kritik
dan saran yang membangun dari pihak pembaca sangat kami harapkan demi perbaikan
makalah ini,atas kurang dan lebihnya kami ucapkan trimakasih.
DAFTAR PUSTAKA
Prof.Dr.H.Sanjaya,Wina,M.Pd,PERENCANAAN DAN DESAIN SISTEM PEMBELAJARAN,Jakarta:PT Fajar
Interprtama,2011,
Trianto,M.Pd,MENDESAINMODEL
PEMBELAJARAN INOFATIF PROGRESIF,Jakarta:KENCANA PRENADA MEDIA GROUP,2012.
Rohani,Ahmad, MEDIA
INSTRUKSIONAL EDUKATIF, Jakarta: PT RINEKA CIPTA, 1997.
.Kustandi,Cecep,M.Pd,Drs.Sujipto,Bambang,M.Pd,MEDIA PEMBELAJARAN,Bogor :Ghalia
Indonesia,2011.
Arsyat, Azhar, MEDIA
PEMBELAJARAN, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2007.
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar