Rancangan Berbasis Komputer
(Power Point)
PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi yang sangat pesat sangat
berpengaruh dalam dunia pendidikan. Dengan berkembangnya teknologi ini
mengakibatkan perkembangan ilmu pengetahuan baik pendidikan maupun pada proses
pembelajaran menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Dari beberapa model
pembelajaran, ada model pembelajaran yang menarik dan dapat memicu peningkatan
penalaran siswa yaitu model pembelajaran berbasis komputer . Pada dasarnya,
pembelajaran berbasis komputer adalah suatu sistem pengajaran yang cocok dengan
otak yang menghasilkan makna dengan menghubungkan muatan akademik dengan
konteks teknologi. Komputer merupakan jenis media yang secara virtual dapat
menyediakan respon yang segera terhadap hasil belajar yang dilakukan oleh
siswa. Lebih dari itu, komputer memiliki kemampuan menyimpan dan memanipulasi
informasi sesuai dengan kebutuhan. Dengan pembelajaran berbasis komputer maka
proses pembelajaran akan lebih bisa dimaksimalkan dengan baik untuk mencapai
tujuan pembelajaran.
“Apa Power Point itu?” mungkin in yang terlintas dalam
benak pikiran kita semua tentang Power Point, Microsoft Office Power Point atau
yang lebih dikenal dengan Power Point merupakan suatu program yang diciptakan
oleh perusahaan dunia yang bergerak dalam dunia pemograman yaitu Microsoft yang
berbasis di Amerika serikat yang bertujuan untuk membantu para presenter atau
orang yang membawakan presentasi.
Power juga memiliki sejarahnya tersendiri, Power juga mengalami beberapa perbaruan yang bertujuan untuk mempermudah user untuk mengoperasikan Power Point
Dalam dunia kerja Power Point mungkin sudah tidak bisa dipisahkan lagi karena hampir setiap saat Power point diperlu. Power Point juga menjadi hal pokok dalam dalam dunia pendidikan juga, jadi tidak hanya pada dunia pekerjaan saja.Oleh karena itu, dalam tulisan yang sederhana ini,penulis ingin mencoba memaparkan dan memberikan pemikiran yang sederhana tentang Bagaimana merancang berbasis komuter(power point)?
Power juga memiliki sejarahnya tersendiri, Power juga mengalami beberapa perbaruan yang bertujuan untuk mempermudah user untuk mengoperasikan Power Point
Dalam dunia kerja Power Point mungkin sudah tidak bisa dipisahkan lagi karena hampir setiap saat Power point diperlu. Power Point juga menjadi hal pokok dalam dalam dunia pendidikan juga, jadi tidak hanya pada dunia pekerjaan saja.Oleh karena itu, dalam tulisan yang sederhana ini,penulis ingin mencoba memaparkan dan memberikan pemikiran yang sederhana tentang Bagaimana merancang berbasis komuter(power point)?
MEDIA
BERBASIS KOMPUTER
1.
Sejarah
Pembelajaran Berbasi Komputer
Sejarah
pembelajaran berbasis komputer dimulai dari munculnya ide-ide untuk menciptakan
perangkat teknologi terapan yang memungkinkan seseorang melakukan proses
belajar secara individual dengan menerapkan prinsip-prinsip didaktik-metodik
tersebut. Dalam sejarah teknologi pembelajaran kita menemukan bahwa karya
Sydney L. Preseey (1960) untuk
menciptakan mesin mengajar (teaching machine) bisa dicatat sebagai pelopor
dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Pada tahun 1964, seorang ahli
psikologi dari aliran behaviorisme yang ternama
B. F. Skinner menciptakan pembelajaran terprogram memungkinkan interaksisiswa
dengan siswa dan interaksi siswa dengan guru yang dilakukan secara langsung,
teetapi melalui program yang bisa berbentuk tulisan, rekaman radio, film, mesin
mengajar dan sebagainya. Prinsip yang digunakan sejalan dengan prinsip belajar
yang dikembangkannya, yaitu conditioning operan, adalah siswa belajar
melalui serangkaian stimulus respon dan
dalam program itu, respon dari suatu stimulus(pertanyaan) ditemukan sendiri
olah siswa dalam program ini diberikan kunci jawaban yang bisa diperiksa siswa
setelah merespon, sehingga siswa mengetahui apakah responnya benar atau salah.
Program yang dikambangkan oleh skinner itu dikanal dengan program linear.
Program linear ini dapat pula bercabang (branching). Model-model pembelajaran terprogram, baik program linear maupun
branching inilah yang sangat mewarnai pengembangan perangkat lunak dalam sistem
pembelajaran berbasis komputer.[1]
Disamping
digunakan untuk keperluan administrasi dan pengembangan usaha pada perusahaan
besar maupun kecil, komputer pun mendapat tempat di sekolah-sekolah. Di negara
maju, misalnya Amerika Serikat, komputer sudah digunakan di sekolah-sekolah
dasar sejak Tahun 1980-an dan kini disetiap sekolah komputer sudah merupakan
barang yang lumrah. Penggunaan komputer sebagai media pengajaran dikenal dengan
nama pengajaran dengan bantuan komputer (computer-assisted instruction / CAI
atau computer assisted learning/CAL).
Dilihat
dari situasi belajar dimana komputer digunakan untuk tujuan menyajikan isi
pelajaran, bentuk interaksi yang dapat diaplikasikan, antara lain sebagai
berikut:
1.
Tutorial
Program pengajaran tutorial
dengan bantuan komputer meniru sistem tutor yang dilakukan oleh guru atau
instruktur. Informasi atau pesan berupa suatu konsep disajikan di layar
komputer dengan teks,gambar, atau grafik. Pada saat yang tepat, siswa
diperkirakan telah membaca, menginterprestasi, dan menyerap konsep itu, suatu
pertanyaan atau soal diajukan. Jika jawaban siswa benar, komputer akan
melanjutkan penyajian informasi atau konsep berikutnya. Jika jawaban salah,
maka komputer dapat kembali ke informasi konsep sebelumnya atau pindah ke salah
satu dari beberapa penyajian informasi konsep remedial. Perpindahan ke salah
satu konsep remedial ditentukan oleh jenis kesalahan yang dibuat oleh siswa
proses tutorial tersebut dapat digambarkan seperti gambar berikut.
Misalnya, penyajian tutorial
konsep matematika yang berhubungan dengan luas segitiga.
|
SEGI TIGA C
Jika ditambah, tiga sudut segi tiga
adalah 180°
A+B+C=180° A A B
|
|
Jika diketahui dua sudut, anda
Dapat menghitung sudut yang C
Ketiga.
C=180°-A-B
A B
|
|
Hitunglah
sudut C jika sudut A
Dan sudut B diketahui.
Sudut C= ?
A A B
|
2.
Drills and Practice (latihan)
Latihanuntukmempermahirketerampilanataumemperkuatpenguasaankonsepdapatdilakukandengan
modus drills and practice.Komputer menyiapkan serangkaian soal atau pertanyaan
yang serupa dengan yang biasa ditemukan dalam buku/lembaran kerja
workbook.Misalnya, soal matematika sederhana,
menentukan sudut segitiga,
menghitung
luas berbagai bentuk geometrik seperti empat persegipanjang, kubus,
bujursangkar, lingkaran, dan lain-lain.Berikut adalah contoh modus drills and
practice untuk mengenali berbagai bentuk geometrik. Satu soal di ajukan,
danjawaban yang diberikan oleh siswa dinilai/dianalisis dan
balikan disajikan sebelum soal
berikutnya ditampilkan.Sebagian besar program drills and practice merekam hasil
jawaban siswa yang kemudian dapat dilaporkan atau ditunjukan kepada siswa atau
guru pada akhir kegiatan, dan menjadikan dasar untuk pengajaran selanjutnya.
3.
Simulasi
Program simulasi dengan bantuan komputer mencoba untuk
menyamai proses dinamis yang terjadi di dunia nyata, misalnya siswa menggunakan
komputer untuk mensimulasikan menerbangkan pesawat terbang, menjalankan usaha
kecil atau memenipulasi pengendalian pembangkit listrik tenaga nuklir. Program
ini berusaha memberikan pengalaman masalah “dunia maya” yang berhubungan dengan
resiko seperti bangkrut, malapetaka nuklir, dan lain-lain.
4.
Permainan Instruksional
Program
permainan yang dirancang dengan baik dapat memotivasi siswa dan meningkatkan
pengetahuan dan keterampilannya. Permainan instruksional yang berhasil
menggabungkan aksi-aksi permainan video dan keterampilan penggunakan papan
ketik pada komputer. Siswa dapat menjadi terampil mengetik karena dalam
permainan siswa dituntut untuk menginput data dengan mengetik jawaban atau
perintah dengan benar. Misalnya pelajaran geografi dalam permainan “Where in
the world carmen san diego” atau Hangman. Dalam permainan tersebut, siswa
dapat berperan sebagai seorang detektif yang bertugas untuk mengejar dan
menangkap penjahat. Informasi tentang penjahat yang dikejar diberikan komputer,
misalnya “sekarang San Diego (penjahat yang dikejar) berada di italia”, maka
siswa harus mengetik nama ibu kota Italia (Roma, misalnya) atau nama kota lain
di Italia untuk menentukan dengan tepat tempat berada penjahat itu. Sambil
belajar georafi, nama-nama negara dan
kota-kota besar di dunia, siswa juga akan mempelajari tempat-tempat
bersejarah di berbagai negara.[2]
Kemajuan media computer memberikan
beberapa kelebihan untuk kegiatan produksi audio visual. Pada tahun-tahun
belakangan, komputer mendapat perhatian besar karena kemampuannya yang dapat digunakan
dalam bidang kegiatan pembelajaran.Ditambah dengan teknologi jaringan dan internet,
komputer seakan menjadi primadona dalam kegiatan pembelajaran.
Dibalik kendala komputer sebagai
media pembelajaran, terdapat beberapa persoalan yang menjadi bahan pertimbangan
awal bagi pengelola pengajaran berbasis komputer diantaranya sebagai berikut:
a.
Perangkatkerasdanlunak yang
mahaldancepatketinggalanzaman.
b.
Teknologi yang sangatcepatberubah,
sangatmemungkinkanperangkat yang
dibelisaatinibeberapatahunkemudianakanketinggalanzaman.
c.
Pembuatan program yang
rumitsertadalampengoperasianawalperlupendampinggunamenjelaskanpenggunaannya.
Hal inidapatdisiasatidenganpembuatanmodulpendamping yang
menjelaskanpenggunaandanpengoperasian program[3]
2.
Pemakaian komputer dalam Kegiatan
Pembelajaran
a)
Untuk Tujuan Kognitif
Komputer
dapat mengajarkan konsep-konsep aturan, prinsip, langkah-langkah, proses, dan
kalkulasi yang kompleks. Komputer juga dapat menjelaskan konsep tersebut secara
sederhana, dengan penggabungan visual dan audio yang dianimasikan.Dengan
demikian, cocok untuk kegiatan pembelajaran mandiri.
b)
Untuk Tujuan Psikomotor
Dengan
bentuk pembelajaran yang dikemas dalam bentuk games dan simulasi sangat bagus
digunakan untuk menciptakan kondisi dunia kerja. Beberapa contoh program antara
lain simulasi pendaratan pesawat, simulasi perang dalam medan yang paling
berat, dan sebagainya.
c)
Untuk Tujuan Afektif.
Apabila
program didesain secara tepat dengan memberikan potongan clip suara atau
video yang isinya menggugah perasaan, pembelajaran sikap/afektif pun dapat dilakukan
menggunakan media komputer.
3.
Prinsip-PrinsipPembelajaranBerbasisKomputer[4]
Pembelajaran berbasis komputer
mempunyai prinsip-prinsip sebagai berikut:
1)
Berorientasi padaTujuan Pembelajaran
Dalam mengembangkan
pembelajaran berbasis komputer harus berorientasi pada tujuan pembelajaran baik
kepada standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator yang harus dicapai
pada setiap kegiatan pembelajaran.
2)
Berorientasi pada pembelajaran individual
Dalam pelaksanaannya
pembelajaran berbasis komputer dilakukan secara individual oleh masing masing
siswa di laboratorium komputer. Hal ini sangat memberikan keleluasaan pada
siswa untuk menggunakan waktu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.
3)
Berorientasi pada pembelajaran mandiri
Pembelajaran berbasis
komputer, bersifat individual sehingga menuntut pembelajaran secara mandiri.
4)
Berorientasi pada pembelajaran tuntas
Dalam
pelaksanaan pembelajaran berbasis komputer, semua siswa harus dapat
menyelasaikan semua pengalaman belajar yang dikemas dalam program pembelajaran berbasis
komputer baik itu berupa pemahaman materi dan tugas mengerjakan tes atau
evaluasi yang harus diselesaikan dengan benar.
4.
Prosedur
pembuatan pembelajaran berbasis komuter
Sebelum
pembuatan program pembelajaran berbasis komputer dilakukan terlebih dahulu
seorang pengembang pembelajaran berbasis komuter harus membuat perencanaan
terlebih dahulu yaitu berupa :
1. Pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran(RPP)
2. Pembuatan
garis besar isi media pembelajaran berbasis komuter meliputi:pendahuluan,tujuan/indikator,pengalaman
belajar/materi dan treatment.
5.
Contoh langkah-langkah pembelajaran berbasis
komputer
A.
Langkah-langkah pembelajaran berbasis komputer model
drills:
1.
pendahuluan meliputi:judul program,tujuan penyajian
,dan petunjuk.
2.
penyajian informasi meliputi:mode penyajiaan
drills,panjang teks penyajiaan,grafik,diagram,animasi,warna dan
penggunaanya,dan penutup.
B.
Langkah-langkah pembuatan pembelajaran berbasis
komputer model tutorial:
1.
pendahuluan meliputi:judul program,tujuan
penyajiaan,petunjuk,simulasi prioritas pengetahuaan,dan inisial kontrol siswa.
2.
Penyajiaan informasi meliputi:mode
penyajian/presentasi,panjang teks penyajiaan,grafik dan animasi,warna dan
penggunaanya.
3.
Pertanyaan dan jawaban
4.
Penilaian respons
5.
Pemberiaan balikan respons
6.
Penggulangan
7.
Sekmen pengaturan pelajaran
8.
Penutup.
C.
Langkah-langkah pembuatan pembelajaran berbasis
komputer model simulasi
1.
Pendahuluan meliputi:judul program,tujuan
penyajiaan,dan petunjuk
2.
Penyajiaan informasi meliputi:mode
penyajiaan/presentasi simulasi,panjang teks penyajiaan,grafik dan animasi,warna
dan penggunaanya,penggunaan acuan,dan penutup
D.
Langkah-langkah pembuatan pembelajaran berbasis
komputer model games
1.
pendahuluan meliputi:judul program,tujuan,aturan,petunjuk
bermain,dan pilihan
2.
kerangka instruksional games
3.
penutup[5]
6. Kekurangan
dan Kelebihan Pembelajaran Berbasis Komputer
A. Kelebihan
a. Komputer memungkinkan siswa belajar sesuai dengan
kemampuan dan kecepatannya dalam memahami pengetahuan dan informasi yang
ditayangkan.
b. Penggunaan komputer dalam proses belajar membuat siswa
dapat melakukan kontrol terhadap aktivitas belajarnya.
c. Penggunaan komputer dalam lembaga pendidikan jarak jauh
memberikan keleluasaan terhadap siswa untuk menentukan kecepatan belajar dan
memilih urutan kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan.
d. Kemempuan komputer untuk menayangkan kembali informasi
yang diperlukan oleh pemakainya, yang diistilahkan dengam “Kesabaran Komputer”,
dapat membantu siswa yang memiliki kecepatan belajar lambat.
e. Komputer dapat diprogram untuk memeriksa dan memberikan
skor hasil belajar secara otomatis.
f. Kemampuan komputer dalam mengintegrasikan komponen warna,
musik dan animasi grafik.
g. Dapat meningkatkan hasil belajar dengan penggunaan waktu
dan biaya yang relatif kecil.
B. Kekurangan
a. Tingginya biaya pengadaan dan pengembangan program
komputer, terutama yang dirancang khusus untuk maksud pembeajaran.
b. Memproduksi program komputer merupakan kegiatan intensif
yang memerlukan banyak waktu dan juga keahlian khusus[6].
Power Point
Microsoft office power point
merupakan program aplikasi presentasi yang populer dan paling banyak digunakan
saat ini untuk berbagai kepentingan presentasi,baik pembelajaran,presentasi
produk,meeting,seminar,lokakarya dan sebagainya.[7]
Microsoft power point dimulai
pada versi MS Office 97,MS PowerPoint XP,MS PowerPoint 2003,dan Microsoft
PowerPoint 2007.Microsoft mengganti nama dari sebelumnya Microsoft power point
menjadi Microsoft office Power Point.versi terbaru dari Power Point adalah
versi 12(Microsoft Office Power Point 2007),yang tergabung kedalam paket
Microsoft System 2007.
Program Power
point salah satu software yang dirancang
khusus untuk mampu menampilkan program multimedia dengan menarik,mudah dalam
pembuatan,mudah dalam penggunaan dan relatif murah,karena tidak membutuhkan
bahan baku selain alat untuk penyimpanan data(data storage).namun ada pun
kekurangan Microsoft Office PowerPoint ini yaitu hanya dapat
dijalankan/dioperasikan pada sistem operasi Windows saja.
Power
Point dapat digunakan melalui beberapa tipe penggunaan:
1.
Personal Presentation:digunakan untuk presentasi
dalam kelas klasikal learning.seperti kuliah,training,seminar,workshop,dan
lain-lain.pada penyajian ini power point sebagai alat bantu bagi
instruktur/guru untuk presentasi menyampaikan materi dengan bantuanmedia power point.
2.
Stand Alone:dalam penyajian ini dapat dirancang
khusus untuk pembelajaran individual yang bersifat interaktif,meskipun kadar
interaktifnya tidak terlalu tinggi namun Power Point mampu menampilkan feedback
yang sudah diprogram.
3.
Web Based:dapat diformat menjadi file
web(html)sehingga program yang muncul berupa browser yang dapat menampilkan
internet.[8]
A.
Teknik penulisan pada power
point:
1.
Tentukan topik sesuai dengan materi yang akan
disampaikan.
2.
Siapkan materi yang sesuai dengan tujuan yang telah
dirumuskan.
3.
Identifikasi bahan-bahan materi tersebut untuk diseleksi mana yang sesuai
dengan karakteristik power point.
4.
Tulis materi yang telah dipilih dalam kalimat yang
singkat ,pointers dan hanya memuat poin-poin penting saja(key words).penulisan
penjelasan yang panjang lebar sangat tidak dianjurkan dalam penulisan naskah
presentasi.
5.
Tuangkan pesan-pesan yang disajikan dalam berbagai
format teks seperti teks(kata-kata),gambar,animasi,atau audio-visual.
6.
Pastikanbahwa materi yang ditulis telah cukup
lengkap,jelas,dan mudah dipahami oleh sasaran.
7.
Sajikan isi materi secara urut dan sistematis agar
mempermudah penyajian dan pesan mudah dipahami sasaran[9].
B.
Teknik Pengembangan Multimedia
Presentasi
|
Pengumpulan elemen Multimedia:
·
Gambar
·
Grafik
·
Tabel
·
Video
·
Animasi
·
Rekaman sound
|
|
1 .Identifikasi program:
·
Identifikasi materi
·
Identifikasi sasaran
·
Identifikasi sumber
|
|
3.proses
pembuatan di power point dan eksekusi hasil
|
|
Penyusunan materi presentasi
|
|
2
|
|
4.penggunaan/penayangan
|
Berdasarkan gambar,prosedur
pembuatan power point diawali dengan:
1.
Identifikasi program,untuk melihat kesesuaian antara
program yang dibuat dengan materi,sasaran(siswa)terutama latar belakang
kemampuan,usia,juga jenjang pendidikan.mengidentifikasi sumber pendukung
seperti gambar,animasi,video,dan lain-lain.
2.
Mengumpulkan bahan pendukung sesuai dengan kebutuhan
materi sasaran seperti video,gambar,animasi,suara.
3.
Proses pengerjaan di power point hingga
selesai.menggubah hasil akhir presentasi dalam bentuk slide show,web pages,atau
executable file(exe)
4.
Setelah program selesai dibuat,tidak langsung
digunakan sebaiknya dilakukan review program dari sisi bahasa,teks,tata
letak,dan kebebarab konsep,selanjutnya direvisi dan siap digunakan.
C.
Langkah-langkah pembuatan Power
Point 2007 :
Memulai power
point dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:klik star pada
desktop pilih all program cari Microsoft Office klik pada Microsoft Power Point
2007.tunggu hingga jendela program terbuka dengan penuh.[10]
D.
Fungsi Elemen Dasar Power Point[11]
Pada Microsoft power point
terdapat fasilitas yang disebut office botton,yang berfungsi untuk menampilkan
beberapa file kerja utama pada microsoft word 2007.yaitu antara lain:
Terdapat
delapan menu program dalam power point,yaitu sebagai berikut :
Home :merupakan
perintah dasar dan kumpulan perintah-perintah yang ada dalam power point.
Insert :digunakan
untuk memunculkan berbagai obyek-obyek pendukung program yang memuat bahan
presentasi yang lebih baik.seperti:gambar,animasi,video,suara,grafik,dan tabel.
Design :untuk
mengatur latar dan memberikan warna pada latar presentasi.
Slide
Show :untuk menampilkan hasil presentasi
dalam ukuran penuh(full screen)
Review :untuk memberikan catatan/komentar dari
tampilan penyajian power point,misalnya jika kita akan memberikan catatan pada
power point yang lain.
View :untuk
membuat tampilan Slide Master.
E.
Membuat Tulisan dengan Power
Point
Untuk membuat tulisan dalam text
box .klik tulisan “click to add title”anda tinggal klik pada kotak tersebut dan
mulailah mengetikkan sesuai judul yang ingin dipresentasikan.
|
Pola awal Blank presentation
Dengan judul dan subjudul
|
|
Click to add
title
|
|
Click to add
subtitle
|
|
Klik kemudian
Ganti teksnya text
handler
|
|
Presentasi
|
|
Click to add
subtitle
|
Untuk
mengatur jenis huruf(font),ukuran,dan warna huruf,memanfaatkan tab Home dalam
grup Font ataupun grup Paragraf.
F. Teknik
Menambah Slide Baru
Penambahan slide baru dapat dilakukan
dengan ikon New Slide pada tab Home atau tekan tombol Ctrl+M pada keyboard
secara bersamaan hingga muncul slide kedua atau dengan cara klik kana pada
slide yang ada disebelah kiri lalu tekan new slide.[12]
G.
Mengatur Warna Background[13]
Background yang
tidak bewarna alias putih cenderung tidak menarik,maka perlu diatur,sehingga
memiliki tampilan yang menarik.cara untuk menampilkan background pada slide adalah
dengan cara:klik design klik pada
kotak-kotak kecil variasi warna yang beragam,pilih salah satu saja ,
maka latar presentasi akan berubah,menyesuaikan dengan yang dipilih.
H.
Menambahkan
Gambar/foto,Animasi,Suara,Grafik,dan Tabel
untuk memunculkan
semuai itu,fasilitasnya ada pada menu insert.caranya klik insert pilih icon sesuai yang diinginkan
masukkan obyeknya.
Memasukan Foto ,Caranya
klik insert klik image atau album foto.
Memunculkan
gambar ,dengan cara klik kanan pada salah satu gambar pilih copy klik pointer pada slide kerja klik paste,maka akan muncul gambar
pada bidang slide.
Menyisipkan
grafik (chart),untuk menyisipkan grafik,klik tab insert Chart.kemudian pilih jenis yang
diinginkan lalu tunggu hinga muncul grafik dengan sebuah spreadsheet MS Exel.
Menyisipkan
Tabel, Tabel dapat disisipkan dengan klik tab Insert Table Insert Table.selanjutnya akan muncul kotak
dialog Insert Table.tentukan jumlah kolom dan jumlah baris tabel yang
diinginkan kemudian klik OK.
I.
Menampilkan Video dan Suara
Menyisipkan video
(movie)Movie atau gambar dinamis dapat disisipkan melalui tab Insert Movie.
Menyisipkan suara
(Audio),Efek audio dapat disisipak ,melalui tab Insert sound From File.
J.
Mengatur Animasi
caranya klik pada
objek yang akan dianimasikan,lalu pilih Animation klik custom animation akan tampil jendela
pengaturan animasi disebelah kanan.
K.
Mengatur hyperlink
Caranya
klik pada objek yang akan dihubungkan dengan objek atau slide yang lain,lalu
klik kanan pilih hyperlink.setelah di klik hyperlink,aturlah alamat linknya
dengan melalui jendela pengaturan link.[14]
L.
Mengatur Durasi Presentasi
Untuk mengatur durasi presentasi
dapat digunaka fasilitas Rehearse Timings.langkah-langkahnya adalah sebagai
berikut :
·
Klik slide yang akan diatur durasi presentasinya.
·
Klik tab Slide
Show Rehearse Timings
·
Selanjutnya,muncul tampilan presentasi dengan menu
Rehearse.
Setelah
slide terakhir anda atur durasinya,akan muncul kotak dialog yang mengkonfirmasi
durasi total presentasi.klik yes maka akan muncul tampilan Slide Sorter View
yang mencakup nomor slide dan durasi tiap slide.
Durasi dapat dihilangkan dengan
menghilangkan tanda cheklist(centang)disebelah kiri Automatically After pada
tab Animations.[15]
M.
Menampilkan slide[16]
untuk melihat tampilan presentasi
,klik ikon From Beginning pada tab Slide Show atau tekan tombol F5.setelah
tampil slide pertama ,untuk menampilkan slide berikutnya klik sekali atau tekan
tombol spasi (spacebar)ataupun enter pada keyboard.untuk mengakhiri tayangan
presentasi slide,tekan tombol Esc.
N.
Menyimpan Dokumen Presentasi
Dokumen presentasi dapat disimpan
dengan menekan tombol Ctrl+S pada keyboard atau klik tombol save pada office
button.setelah muncul kotak dialog Save As,ketik nama file/dokumen kemudian
klik Save.
O. Mengatur
ukuran dokumen Presentasi
ukuran dokumen presentasi dapat
diatur melalui ikon Page Setup pada tab Design.pada kotak dialog Page setup
bisa memilih ukuran-ukuran standar tertentu mendefisinikan ukuran dengan
mengetikan pada kolom Widht dan Height kemudian klik Ok. [17]
P. Mencetak
Dokumen Presentasi
untuk mencetak
dokumen dapat dilakukan dengan ikon Print atau klik Office Button Print.selanjutnya akan dijumpai kotak
dialog print.aturlah sesuai kebutuhan klik OK untuk mulai mencetak.[18]
Desain yang efektif dengan power
point[19]
Keberhasilan presentasi
dipengaruhi oleh desain media presentasi yang ditampilkan yang
ditampilkan,terkadan desain yang kelihatan ramai belum tentu menarik minat
peserta membuat kesan menjadi jelas bahkan kadang menjadi tidak
karuan.terkadang desain yang simpel justru komunikatif.berikut tips desain.
1. Salah satu
karateristik pokok dari program power point ini adalah bersifat multimedia maka
sayang apabila kita sebagai pembuat program sekaligus sebagai penyaji tidak
memanfaatkan potensi itu.oleh sebab itu tampilkankanlah unsur gambar
video,animasi,dan suara pada presentasi tidak hanya teks saja namun gunakan
unsur tersebut secara proposional tidak berlebih.
2. Buatlah
background pada presentasi anda dengan menampilkan aksen objek sesuai dengan
presentasi .hal ini dimaksudkan untuk menambah daya tarik presentasi sekaligus
memperjelas kesan pembelajaran.
3. Jika
menggunakan latar dengan warna yang terang maka gunakanlah teks dengan
intensitas yang gelap.
4. Gunakanlah
warna memperindah tampilan sekaligus memberikan fokus pada penyajian.jika
menggunakan warna yang digunakan maka akan terkesan ramai dan menggangu sajian
materi.
5. Gunakanlah
huruf-huruf yang memiliki karakter jelas dan tegas hindari karakter atau
jenis font,dekoratif jika pesan banyak
dan dalam banyak jarak yang agak jauh menjadi tidak terbaca.jika ragu
menggunakan font tertentu gunakan font standar dengan ukuran keterbacaan
minimal 16.misalnya :Arial,tahoma,verdana.
6. Sajian
informasi yang disajikan power point bukan kata-kata uraian dengan kalimat yang
panjang dan kalimat buku teks,namun gunakan kalimat yang singkat,padat,dan
bersifat pokok pikiran utama.
Konsep Pembelajaran Tutorial
A.
Fungsi Tutorial
1.
Kurikuler,yakni sebagai
plaksana kurikulum sebagaimana telah dibutuhkan bagi masing-masing modul dan
mengomunikasinnya kepada siswa.
2.
Pembelajaran,yakni
melaksanakan proses pembelajaran agar para siswa aktif belajar mandiri melaui
program interaktif yang telah di rancang dan ditetapkan.
3.
Diagnosis-bimbingan,yakni
membantu para siswa yang mengalami kesalahan,kekeliruan,kelambanan,masalah
dalam pembelajaran berbasis komuter berdasarkan hasil penilaian,baik formatif
maupun sumatik,sehingga siswa mampu membimbing diri sendiri.
4.
Administrasi,yakni
melaksanakan pencatatan,pelaporan,penilaian,dan teknik administrasi lainya
sesuai dengan tuntutan program CBL.
5.
Personal,yakni memberikan
keteladanan kepada siswa seperti penguasaan mengorganisasi materi,cara
belajar,sikap dan perilaku yang secara tak langsung mengungah motivasi belajar
mandiri dan motif berprestasi yang tinggi.
B.
Tujuan Pembelajaran
Tutorial
1.
Untuk meningkatkan
penguasaan pengetahuan para siswa sesuai dengan yang dimulai dalam software
pembelajaran:melakukan usaha-usaha pangayaan materi relevan.
2.
Untuk meningkatkan
kemampuan dan ketrampilan siswa tentang cara memerahkan masalah,mengatasi
kesulitan atau hambatan agar mampu membimbing diri sendiri.
3.
Untuk meningkatkan
kemampuan siswa tentang cara belajar mandiri dan menerapkannya pada
masing-masing CBL yang sedang dipelajari.
Pembelajaran Berbasis Komputer
Secara umum pembelajaran berbasis komuter dapat dimasukan
dalam dua kategori,yaitu komuter mandiri(standalone)dan komuter dalam
jaringan,.perbedaan yang utama antara keduanya terletak pada aspek
interaktivitas.dalam pembelajaran melalui komputer mandiri,interaktivitas
peserta ajar terbatas pada interaksi dengan materi ajar yang ada dalam program pembelajaran.
Pada pembelajaran dengan komputer dalam
jaringan,interaktivitas peserta ajar menjadi lebih banyak alternatifnya.pada
pembelajaran dengan komputer dalam jaringan dikenal dua jenis fungsi
komputer,yaitu komputer server dan klien .interaksi antara peserta ajar dengan
tenaga pengajar dilakukan melalui kedua jenis komputer tersebut.
Institusi penyelenggara pendidikan jarak jauh menyediakan
komputer server untuk melayani interaksi melalui website server,e-mail
server,mailinglist server,dan chat server.sedangkan peserta ajar dan tenaga
pengajar memakai komputer klien yang dilengakapi dengan browser (misalnya
netscape atau internet explore),e-mail klien (misalnay cudora,dan chat client).
Rasional pemilihan jaringan komputer meliputi berbagai aspek
,antara lain jaringan komputer internet mampu mendukung komunikasi dua arah
antar peserta didik dengan pihak penyelenggara yang merupakan bagian yang
sangat penting dalam proses pendidikan.
Investasi yang perlu dilakukan oleh institusi pendidikan
adalah membangun koneksi penyediaan jasa akses internet ,membayar biaya
operasional bagi sambungan dengan bandwidth sesuai kebutuhan serta
mengembangkan program pengembanganya.[20]
PENUTUP
Pembelajaran
berbasis komputer digunakan untuk keperluan administrasi dan pengembangan
usaha pada perusahaan besar maupun kecil, komputer pun mendapat tempat di
sekolah-sekolah. Di negara maju, misalnya Amerika Serikat, komputer sudah
digunakan di sekolah-sekolah dasar sejak Tahun 1980-an dan kini disetiap
sekolah komputer sudah merupakan barang yang lumrah. Penggunaan komputer
sebagai media pengajaran dikenal dengan nama pengajaran dengan bantuan komputer.
Dilihat dari
situasi belajar dimana komputer digunakan untuk tujuan menyajikan isi
pelajaran, bentuk interaksi yang dapat diaplikasikan, antara lain sebagai
berikut:
1.
Tutorial
2.
Drills and Practice (latihan)
3.
Simulasi
4.
Permainan
Instruksional
Microsoft power point dimulai
pada versi MS Office 97,MS PowerPoint XP,MS PowerPoint 2003,dan Microsoft
PowerPoint 2007.Microsoft mengganti nama dari sebelumnya Microsoft power point
menjadi Microsoft office Power Point.versi terbaru dari Power Point adalah
versi 12(Microsoft Office Power Point 2007),yang tergabung kedalam paket
Microsoft System 2007.
Langkah-langkah pembuatan Power
Point 2007 :
Memulai power
point dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:klik star pada
desktop pilih all program cari Microsoft Office klik pada Microsoft Power Point 2007 .tunggu hingga jendela program terbuka
dengan penuh.
Demikianlah makalah yang telah
kami buat, jika ada kritik dan saran yang membangun dalam konteks positif
sangat kami harapkan karena untuk perbaikan makalah yang akan dating, dan jika
kami ada kesalahan, mohon maaf yang s ebesar-besarnya, karena kami sebagai
manusia tidak luput dari kesalahan baik kesalahn yang disengaja ataupun tidak
disengaja.
DAFTAR PUSTAKA
Rusman,Deni
kurniawan,dan Cepi riyana,pembelajaran berbasis teknologi informasi dan
komunikasi,(PT.Raja grafindo persada,2012)
Daryanto,media
pembelajaran,(PT.Sarana tutorial nurani sejahtera,2012)
Azhar
arsyad,mediapembelajaran,(PT.Rajagrafindo
persada,2003)
Andi purnomo,teknologi informasi dan
komunikasi,(yudhistira,2009,)
[1]Rusman,Denikurniawan,danCepiriyana,pembelajaranberbasisteknologiinformasidankomunikasi,(PT.Rajagrafindo
persada,2012),hlm,100-101.
[3]Daryanto,mediapembelajaran,(PT.sarana tutorial
nurani sejahtera,2011)hlm.143-145
[4]Rusman,Denikurniawan,danCepiriyana,pembelajaranberbasisteknologiinformasidankomunikasi,(PT.Rajagrafindo
persada,2012),hlm,98-100.
[5]
Rusman,Denikurniawan,danCepiriyana,pembelajaranberbasisteknologiinformasidankomunikasi,(PT.Rajagrafindo
persada,2012),hlm,143-165.
[6]
Rusman,Denikurniawan,danCepiriyana,pembelajaranberbasisteknologiinformasidankomunikasi,(PT.Rajagrafindo
persada,2012),hlm,109-111.
[7]
Rusman,Deni kurniawan,dan Cepi riyana,pembelajaran berbasis teknologi
informasi dan komunikasi,(PT.Raja grafindo persada,2012),hlm,295.
[8]
Ibid.hlm,301-302.
[9]
Daryanto,media pembelajaran,(PT.sarana tutorial nurani sejahtera,2012),hlm.72-73
[10] Rusman,Deni
kurniawan,dan Cepi riyana,pembelajaran berbasis teknologi informasi dan
komunikasi,(PT.Raja grafindo persada,2012),hlm,302-303.
[11]
Ibid,hal 306-308.
[12]
Andi purnomo,teknologi informasi dan komunikasi,(yudhistira,2009,)hal.111-112
[13]
Rusman,Deni kurniawan,dan Cepi riyana,pembelajaran berbasis teknologi
informasi dan komunikasi,(PT.Raja grafindo persada,2012),hlm,319.
[14]
Rusman,Deni kurniawan,dan Cepi riyana,pembelajaran berbasis teknologi
informasi dan komunikasi,(PT.Raja grafindo persada,2012),hlm.322-332
[15]
Andi purnomo,teknologi informasi dan komunikasi,(yudhistira,2009,)hal.123.
[16]
Ibid,hlm.115
[17]
Ibid,hlm.112-113
[18]
Ibid.hlm.125
[19]
Rusman,Deni kurniawan,dan Cepi riyana,pembelajaran berbasis teknologi
informasi dan komunikasi,(PT.Raja grafindo persada,2012),hlm,334-335.
[20]
Is joni firdaus,pembelajarn terkini perpaduan indonesia-malaysia,pustaka
pelajaran.yogyakarta.2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar