MEDIA PEMBELAJARAN DUA DIMENSI
I.
PENDAHULUAN
Media dikenal sebagai alat bantu dalam
pembelajaran yang digunakan oleh guru/pengajar untuk menyampaikan maksud dari
materi yang dijelaskan supaya peserta didik bisa lebih mudah memehami apa yang
ada dalam materi tersebut. Media sebagai alat bantu mengajar, berkembang
sedemikian pesatnya sesuai dengan kemampuan teknologi. Ragam dan jenis media
pun cukup banyak sehingga dapat di manfaatkan sesuai dengan kondisi, waktu,
maupun materi yang akan disampaikan. Apabila dikaitkan dengan pembelajaran
maka media dapat di artikan sebagai alat komunikasi yang digunakan dalam proses
pembelajaran untuk membawa informasi dari pengajar ke peserta didik. Dengan
demikian media pembelajaran adalah sebagai bentuk alat komunikasi yang dapat
digunakan untuk menyampaikan informasi dari sumber atau pengajar ke peserta
didik yang bertujuan merangsang mereka untuk mengikuti kegiatan pembelaaran
secara utuh, selain itu berfungsi pula sebagai penguat motivasi.
Jenis media yang dimanfaatkan dalam
proses pembelajaran cukup beragam, mulai dari media yang sederhana sampai pada
media yang canggih. Seperti yang kita ketahui bahwa media pengajaran
berdasarkan pengembangan dibagi menjadi empat yaitu sebagai berikut:(1). Media
hasil teknologi cetak. (2). Media hasil audio visual. (3). Media hasil teknologi
berdasarkan komputer. (4). Media hasil gabungan teknologi cetak dan
komputer.Dalam makalah ini nantinya kami akan membahas bagaimana media yang
paling tua yaitu Media hasil teknologi cetak dan yang lebih kita kenal dengan
sebutan media dua dimensi.
II. RUMUSAN MASALAH
1)
Apa Pengertian Media Dua Dimensi?
2)
Apa saja jenis-jenis Media Dua Dimensi?
3)
Bagaimana
Karakteristik Media Dua Dimensi?
III. PEMBAHASAN
A.
Pengertian Media Dua Dimensi
Media Dua
Dimensi adalah sebutan umum untuk alat peraga yang haya
memiliki ukuran panjang dan lebar yang berada pada satu bidang datar. Media
pembelajaran dua dimensi meliputi media grafis, papan tulis, media cetak.
1.
Media grafis
adalah suatu penyajian secara Visual yang menggunakan titik-titik, garis-garis,
gambar-gambar, tulisan-tulisan atau symbol yang lain dengan maksud untuk
menggambarkan dan merangkum suatu ide, data atau kejadian. Selain sederhana dan mudah pembuatan media grafis
termasuk media yang relatif murah ditinjau dari segi biayanya.
2.
Media bentuk
papan disini terdiri dari papan tulis, papan temple, papan magnet, dan papan
flanel.
3.
Media cetak
adalah meliputi bahan-bahan yang disiapkan diatas kertas untuk pengajaran dan
informasi yang dihasilkan dari teknologi cetak.
B. Jenis-jenis Media Dua Dimensi
Klasifikasi media dua
dimensi terbagi menjadi 3 bagian yaitu, Media Grafis, Media Bentuk Papan, dan
Media Cetak.[1]
1.
Media Grafis
Media grafis mempunyai
jenis yang bermacam-macam, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
a.
Gambar atau Foto
Gambar atau Foto adalah media
pembelajaran yang sering digunakan. Media ini merupakan bahasa yang umum, dapat
dimengerti, dan dinikmati, oleh semua orang dimana-mana. Gambar atau Foto
berfungsi untuk menyampaikan pesan melalui gambar yang menyangkut indera
penglihatan. Pesan yang disampaikan dituangkan kedalam symbol-simbol komunikasi
Visual. Simbol-simbol tersebut perlu dipahami dengan benar agar proses penyampaian
pesan dapat berhasil dan efisien. Selain itu, media grafis mempunyai tujuan
untuk menarik perhatian, memperjelas materi, mengilustrasikan fakta atau
informasi yang mungkin akan cepat bila di ilustrasikan dengan gambar.
Kelebihan gambar/foto ialah sebagai berikut :
1)
Sifatnya
konkret, lebih realistis dibandingkan media Verbal.
2)
Dapat
memperjelas suatu masalah dalam bidang apa saja, baik usia muda maupun usia
yang tua.
3)
Murah harganya
dan tidak memerlukan peralatan khusus dalam penyampaiannya.
Sedangkan kelemahannya
adalah sebagai berikut :
1)
Gambar atau foto
hanya menekankan persepsi indera mata.
2)
Ukurannya sangat
terbatas.
b.
Sketsa
Sketsa adalah gambar sederhana yang
melukiskan bagian-bagian pokok tanpa detail. Sketsa merupakan gambar atau
lukisan pendahuluan yang kasar, ringan, semata-mata hanya garis besar atau
belum selesai. Dalam penerapannya sketsa biasanya merupakan gambaran singkat
tanpa bagian-bagian kecil yang mengemukakan gagasan tertentu. Namun pada
umumnya sketsa merupakan rencana kasar yang umumnya menggunakan garis.
Sketsa
merupakan media Visual sederhana sebagai sarana yang paling singkat dan abstrak
untuk menggambarkan suatu objek sehingga dapat menambah pemahaman Visual siswa
pada suatu objek dan memperlancar penguasaaan objek-objek yang dihayatinya.
Kelebihan dari sketsa :
1)
Jika gurunya
kreatif dapat menuangkan ide-idenya ke dalam bentuk sketsa
2)
Menghindari
verbalitas
3)
Memperjelas
penyampaian pesan
c.
Diagram
Diagram adalah gambar sederhana yang
menggunakan garis-garis dan symbol-simbol. Diagram menggambarkan struktur dari
objeknya secara garis besar, menujukan hubungan yang ada antar komponen.
Diagram juga diartikan sebagai lambing-lambang tertentu yang dapat digunakan
untuk menjelaskan sarana, prosedur serta kegiatan yang biyasa dilaksanakan
dalam suatu sistem.
Diagram dipergunakan untuk menyederhanakan sesuatu yang kompleks sehingga dapat
memperjelas penyajian pesan. Sifat diagram meliputi :
1)
Simbolis dan
Abstrak, kadang-kadang sulit dipahami.
2)
Untuk dapat
membaca diagram, diperlukan keahlian khusus dalam bidangnya tentang isi diagram
tersebut, dan
3)
Sulit dimengerti
Adapun cirri-ciri
diagram yang sulit dimengerti antara lain :
1)
Benar, rapi, dan
disertai dengan keterangan yang jelas.
2)
Cukup besar dan
ditempatkan secara strategis; dan
Penyusunannya disesuaikan
dengan pola baca yang umum, dari atas kebawah atau dari kiri kekanan.
d.
Bagan (Chart)
Fungsi dari media pembelajaran ini
adalah menyajikan ide-ide atau konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara
tertulis atau lisan. Bagan juga mampu memberikan ringkasan butir-butir penting
dari suatu presentasi.
Bagan merupakan media yang berisi
tentang sesuatu gambar-gambar, keterangan, daftar-daftar, dan sebagainya. Bagan
dapat digunakan untuk memperagakan pokok-pokok isi bagian seara jelas dan
sederhana, antara lain : perkembangan, perbandingan, dan struktur organisasi.Secara garis besar bagan/chart di golongkan menjadi dua
yaitu chart yang menyajikan pesannya bertahap dan chart yang menyajikan
pesannya sekaligus.
Bagan yang
penyajian pesannya bertahap yaitu, bagan balikan ( flip chart) dan bagan tertutup (hidden
chart). Bagan atau chart yang yang menyajikan pesan sekalgus ada beberapa macam
media bagan antara
lain: Bagan pohon (Tree
chart), Bagan arus (Flow
chart), Bagan garis
waktu( Time line chart), Bagan arus (Stream chart).[2]
Kelebihan dari pada bagan antara lain :
1)
Bentuknya
sederhana
2)
Hemat biaya
ataupun murah
3)
Detail
Sedangkan
kekurangan dari bagan antara lain :
1)
Biasanya dta
dari bagan banyak
2)
Pesannya terlalu
singkat sehingga sulit dipahami
3)
Hanya menekankan
pada persepsi indera mata saja
e.
Grafik
Grafik
adalah gambar sederhana yang menggunakan titik-titik, garis, atau gambar,
sering kali digunakan symbol-simbol verbal untuk melengkapinya. Grafik
merupakan suatu bentuk penyajian Visual yang dipakai untuk membandingkan
perbedaan jumlah dari data pada saat-saat yang berbeda-beda. Grafik lebih
banyak merupakan garis-garis kurva. Dalam laporan ilmiah, biyasanya banyak
dipergunakan grafik, atau ecara khusus garis. Dalam suatu grafik semacam itu,
setiap titik menggambarkan nilai-nilai tertentu. Dengan begitu akan timbul
sebuah garis yang naik turun, atau sebuah kurva. Suatu gmbar grafik, pada
hakikatnya menerapkan system koordinat tegak lurus yang menjadi kerangka grafik
dengan menggunakan garis horizontal. Garis abscissa sebagai sumber x dan garis
tegak vertical, garis ordinat sebagai sumbu Y.
Berikut ini adalah beberapa macam grafik yang
digunakan untuk penyajian visual suatu perbandingan data :[3]
1.
Grafik Garis
(lenegraph)
Yaitu
grafik yang paling dapat menggambarkan data secara tepat, dapat menggambarkan
hubungan antara dua kelompok data dan dapat digunakan untuk data-data yang
kontinyu. Grafik garis di dasarkan kepada dua skala pada sudut tegak lurus.
Setiap titik memiliki nilai skala vertical dan suatu titik nilai pada skala
horizontal. Garis di tarik untuk menghubungkan titik-titik nilai. Grafik garis
menunjukkan dua atau lebih kelompok data kuantitatif yang berubah-ubah seiap
waktu.
2.
Grafik Batang
Dalam
grafik ini, jumlah data di pertunjukkan dalam dalam bentuk gambar. Hal yang
perlu di perhatikan pada grafik dalam gambar ini adalah sebagai berikut :
1)
Simbol gambar
yang di pakai sendiri.
2)
Jumlah data yang
di perlihatkan melalui jumlah gambar.
3)
Jumlah kecilnya
gambar akan dapat di baca apabila di bawah gambar tersebut di berikan angka
yang sebenarnya.
3.
Grafik Lingkaran
Grafik
lingkaran relative mudah di interpretasi. Lingkaran di bagi kedalam
segmen-segmen yang masing-masing mewakili satu bagian presentase dari
keseluruhan data.
4.
Grafik Gambar
Grafik
gambar merupakan bentuk alternative dari grafik batang dimana serangkaian
gambar sedehana di gunakan untuk melukiskan nilai.
Kelebihan
media grafik yaitu :
1)
Bermanfaat untuk
mempelajari data-data kuantitatif dan hubungan-hubungannya.
2)
Grafis
memungkinkan kita dengan cepat mengadakan analisis interpretasi dan
perbandingan antara data-data yang disajikan baik dalam hal ukuran, jumlah
pertumbuhan dan arah.
Sedangkan
kekurangan media grafik yaitu :
1)
Media ini sulit
dipahami karena bentuk gambar sederhana.
f.
Poster
Poster adalah media yang di harapkan
mampu mempengaruhi dan memotivasi tingkah laku orang yang melihatnya.
Kelebihan media poster yaitu :
-
Poster dapat
dibuat di kertas, kain, kayu, seng dan semacamnya.
-
Pemasangannya
bisa di kelas, di luar kelas, di pohon, di tepi jalan dan majalah.
-
Ukurannya
terserah tergantung kebutuhan.
Sedangkan
kekurangannya yaitu :
-
Media ini tetap.
-
Sulit untuk
dipindahkan.
g.
Kartun
Kartun
sebagai salah satu bentuk komunikasi grafis, adalah suatu gambar interpretative
yang menggunakan symbol-symbol untuk menyampaikan sesuatu pesan secara cepat
dan ringkas atau sesuatu sikap terhadap orang, situasi atau kejadian-kejadian
tertentu.
Kelebihan
dari pada kartun :
-
Kemampuan besar
sekali untuk menarik perhatian
-
Pesan yang besar
bisa disajikan secara ringkas
-
Kesannya akan
tahan lama diingat
Kekurangan dari kartun :
-
Kartun biasanya
hanya menangkap esensi pesan
-
Menuangkanya
dalam gambar yang sederhana
-
Mempengaruhi
sikap atau tingkah laku
h.
Peta
Peta berfungsi untuk menyajikan data
lokasi. Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala
tertentu melalui suatu system proyeksi. Fungsi Peta adalah sebagai berikut :
1)
Menyeleksi data.
2)
Memperlihatkan
ukuran.
3)
Menunjukkan
lokasi relative.
4)
Memperhatikan
bentuk.
i.
Flip chart
Flip chart
adalah lembaran kertas media flip chart berisikan bahan pelajaran
yang tersusun rapi dan baik. Penggunaan media ini adalah salah satu cara guru
dalam menghemat waktunya untuk menulis di papan tulis. Penyajian informasi ini
dapat berupa :
a.
Gambar-gambar
b.
Diagram
c.
Huruf-huruf
d.
Angka-angka.
2.
Media Bentuk Papan
Media bentuk
papan yang diringkas terdiri dari papan tulis, papan buletin dan papan magnet,
papan flanel yaitu sebagai berikut:
a.
Papan Tulis
Salah satu media penyajian untuk
pembelajaran yang sering di gunakan adalah papan tulis, dan whiteboard. Media
ini dapat di pakai untuk penyajian tulisan-tulisan atau sket-sket gambar dengan
menggunakan kapur atau spidol untuk whiteboard, baik yang berwarna ataupun
tidak berwarna. Maksud dari warna tersebut adalah agar tulisan lebih jelas,
menarik, dan dapat berkesan bagi siswa.
b.
Papan Buletin
Papan Buletin dan Papan Magnetik,
keduanya befungsi untuk menerangkan sesuatu dan memberitahukan kejadian dalam
waktu tertentu. Papan magnetik merupakan papan pamer yang terdiri atas permukaan
baja tipis yang di lapaisi magnet. Objek dan informasi yang ingin di tunjukkan
atau di pamerkan, di letakkan di atas karton yang di belakangnya terdapat
magnet kecil sehinga dengan
mudah karton itu di tempelkan kepapan magnet dan di pindah-pindahkan. Papan
Buletin berfungsi sama dengan papan magnetik.
Kelebihan dari papan bulletin :
1. Bermanfaat
diruangan manapun tanpa harus adanya penyesuaian khusus
2. Pemakai
dapat secara fleksibel membuat perubahan-perubahan sementara penyajian
berlangsung
3. Mudah
dipersiapkan dan materinya mudah digunakan
4. Fasilitas
papan tulis atau white board selalu tersedia diruang-ruang kelas
Kekurangan dari papan bulletin :
1.
Penggunaanya
hanya pada kelompok kecil
2.
Memerlukan
keahlian khusus dalam penyajiannya (apalagi jika menggunakan penjelasan verbal)
3.
Mungkin tidak
dianggap penting jika dibandingkan dengan media-media yang diproyeksikan
4.
Pada saat
dipapan, guru membelakangi siswa, dan jika ini berlangsung lama, tentu akan
mengganggu suasana dan pengelolaan kelas
c.
Papan Flanel
Papan flanel
adalah media grafis yang efektif sekaliuntuk menyajikan pesan-pesan tertentu
kepadasasaran tertentu pula. Gambar-gambar yang akan disajikan dapat dipsang
dan dicopot dengan mudah sehingga dapat dipakai berkali-kali. Karena
penyajiannya seketika, selain menarik perhatian siswa, penggunaan flanel dapat
membuat sajian lebih efisien.
Kelemahan dari papan flannel :
1. Walaupun bahan flannel dapat menempel
pada sesamanya, tetapi hal ini tidak menjamin pada bahan yang berat, karena
dapat lepas bila ditempelkan.
2. Bila terkena angin sedikit saja, bahan
yang ditempel pada papan flannel tersebut akan berhamburan jauh.
Kelebihan dari papan
flannel :
1. Papan flannel fdapat dibuat sendiri oleh
guru
2. Dapat dipersiapkan terlebih dahulu
dengan teliti
3. Dapat memusatkan perhatian siswa
terhadap suatu masalah yang dibicarakan
4. Dapat menghemat waktu pembelajaran,
karena segala sesuatunya sudah dipersiapkan dan peserta didik dapat melihat
sendiri secara langsung
3.
Media cetak
Media bahan
cetak menyajikan pesannya melalui huruf dan gambar-gambar yang diilustrasikan
untuk lebih memperjelaspesan atau informasi yang disajikan .beberapa jenis
media cetak adalah:
a)
Buku teks
Buku teks yaitu buku tentang suatu bidang studi atau ilmu
tertentu yang di
susun untuk memudahkan para guru dan siswa dalam mencapai tujuan. Keuntungan
penggunaan buku pelajaran adalah: ekonomis,
dan komprehensif.
b)
Surat kabar
Surat kabar
dan majalah adalah mediakomunikasi masa dalam bentuk cetak yang tidak perlu
diragukan lagi peranan dan pengaruhnya terhadapp masyarakat. Fungsi surat kabar
dan majalah adalah sebagai sarana belajar menulis artikel, memperkaya
pengetahuan, dan mengandung bahan bacaan yang aktual.
IV. KESIMPULAN
Media dua dimensi adalah sebutan umum untuk
alat peraga yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar yang berada pada satu
bidang datar.media pembelajaran dua dimensi meliputi media grafis, media bentuk
papan, dan media cetak.
Media grafis meliputi:
gambar/foto, sketsa, diagram, bagan/chart, grafik poster, peta dan globe. Media
bentuk papan meliputi: papan tulis, papan flanel, papan buletin dan papan
magnet. Media cetakan meliputi: buku pelajaran, surat kabar dan majalah.
V. PENUTUP
Demikianlah makalah yang dapat penulis susun, tentunya
makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Kritik dan saran yang membangun
sangatlah diharapkan penulis untuk memperbaiki makalah ini. Penulis minta maaf
apabila ada penulisan atau ulasan yang salah atau kurang. Semoga makalah ini
dapat bermanfaat bagi kita semu
DAFTAR
PUSTAKA
Arsyad,Azhar, (2003).Media Pembelajaran.Jakarta: PT Grafindo Persada.
Sadiman, Arief.S, (2011).Media pendidikan.Jakarta: CV. Rajawali, cet 1.
Kustandi, Cecep, dan Bambang sutjipto,(2011).media pembelajaran.Bogor: Ghalia
Indonesia,edisi 2.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar